15 Desember 2025 / Umum

Ungaran, 14 Desember 2025 - Program Studi Bisnis Digital Universitas Ngudi Waluyo (UNW) dengan bangga menyelenggarakan Digifest 2025 bertajuk “Digital Rise: When Innovation Meet Opportunity” yang digelar di Aula H.M. Iskak Soepardi UNW, Minggu (14/12). Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk bertemu, berbagi gagasan, serta merespons dinamika perkembangan bisnis digital yang kian pesat. Antusiasme peserta terlihat jelas dari kehadiran lebih dari 300 peserta yang mengikuti seluruh rangkaian acara sejak awal hingga akhir.
Digifest 2025 dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora (FEHH) UNW, di antaranya Dekan FEHH Budiarti, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan Jaya Ramadhaey Bangsa, S.E., M.M., serta Kaprodi Bisnis Digital UNW Setya Indah Isnawati, S.I.Kom., M.M. Kegiatan ini dirancang secara sistematis dengan tiga rangkaian utama, yakni lomba karya tulis ilmiah nasional, seminar dan talkshow inspiratif, serta workshop interaktif yang relevan dengan kebutuhan industri digital masa kini. Suasana semakin semarak dengan digelarnya expo di pelataran lantai dasar Gedung E yang menampilkan beragam stan makanan dan pernak-pernik kreatif hasil karya pelaku usaha muda.

Dalam sambutan pembukaan, Dekan FEHH UNW Budiarti, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kebangkitan digital tidak dapat dipahami sebatas wacana teknologi semata. “Kebangkitan digital merupakan posisi strategis yang harus dimanfaatkan dengan cerdas. Digifest ini menjadi jembatan yang mempertemukan inovasi dengan peluang usaha dan bisnis di masa depan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa inovasi tidak selalu identik dengan menciptakan aplikasi yang canggih, melainkan bagaimana kita mampu menghadirkan nilai tambah dan membangun gaya bisnis baru yang adaptif terhadap perubahan. Melalui kegiatan ini, ia berharap akan tumbuh kolaborasi aktif yang mampu melahirkan inovasi bisnis digital yang relevan dan berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kaprodi Bisnis Digital UNW Setya Indah Isnawati, S.I.Kom., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan Digifest 2025. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta. Tercatat sebanyak kurang lebih 327 peserta hadir secara langsung dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat,” ungkapnya. Menurutnya, Digifest menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap dunia bisnis digital terus tumbuh dan perlu difasilitasi melalui kegiatan akademik yang aplikatif.
![]() |
![]() |
Rangkaian kegiatan diawali dengan presentasi Lomba Karya Ilmiah Nasional 2025 yang diikuti oleh tim-tim dari berbagai perguruan tinggi. Tim Al Sinergy Team dari Universitas Lampung berhasil meraih Juara I, disusul Tim NeoQris dari Universitas Insan Cita Indonesia sebagai Juara II dan Tim POLTEK ETERNAL dari Politeknik Negeri Madiun sebagai Juara III. Sementara itu, kategori harapan diraih oleh Tim alatheia (UNW) sebagai Harapan I, Tim RH UNINDRA (Universitas Indraprasta PGRI) sebagai Harapan II, dan Tim shadowreaper (Politeknik Bhakti Semesta) sebagai Harapan III. Presentasi karya berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab aktif antara peserta dan dewan juri, yang kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang di akhir kegiatan. Kegiatan Expo dan bazar juga berlangsung ramai. Meski cuaca hujan berangin namun tidak menyurutkan antusiasme peserta dalam kegiatan ini.
Setelah presentasi lomba karya ilmiah, seminar dan talkshow dilakukan dengan menghadirkan tokoh inspiratif Dr. Ginanjar, S.E., M.M., M.H., serta Surya Adi Rahman (mural adeco). Dalam paparannya, Dr. Ginanjar menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana inovasi, khususnya dalam dunia pendidikan dan bisnis. Ia membagikan berbagai tips dan trik dalam mengelola produksi konten agar lebih terarah dan bernilai. Sementara itu, Surya Adi Rahman menekankan kuatnya keterkaitan antara bisnis digital dan media sosial, sembari berbagi kisah awal perjalanannya terjun ke dunia konten kreator yang kini berkembang menjadi peluang bisnis menjanjikan.
Sebagai penutup rangkaian utama, Digifest 2025 menghadirkan workshop bertema “Sinergi AI, Content Marketing, dan Digital Ads” bersama Randy Rahman Hussen, praktisi digital marketing. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis digital secara efektif. “Kita perlu mengubah pola dari sekadar konsumtif konten menjadi produktif konten dengan membangun portofolio digital yang kuat,” jelasnya. Ia juga menekankan bahwa AI dapat menjadi solusi strategis dalam menjawab berbagai tantangan pengelolaan konten dan pemasaran digital tanpa mengesampingkan crosscheck dan recheck data.
Melalui Digifest 2025, diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi mampu menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan keberanian mahasiswa untuk menangkap peluang di era digital. Kedepan, Digifest diharapkan dapat terus berkembang sebagai wadah lahirnya ide-ide kreatif dan solusi bisnis digital yang berdampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
![]() |
![]() |